KONSEP SISTEM BASIS DATA

Sistem Basis Data memiliki peranan yang sangat penting dalam pemakaian komputer pada banyak bidang, hampir di semua aspek pemanfaatan perangkat komputer dalam sebuah organisasi senantiasa berhubungan dengan basis data. Perangkat komputer dalam suatu organisasi/perusahaan biasanya digunakan untuk menjalankan fungsi pengelolaan sistem informasi, yang dewasa ini sudah menjadi suatu keharusan demi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan. Dan basis data merupakan salah satu komponen utama dalam setiap sistem informasi.
Matakuliah ini ditawarkan untuk membantu mahasiswa selaku pemakai yang kerapkali berurusan dengan basis data pada pekerjaannya kelak.

PENGERTIAN BASIS DATA
Basis Data sendiri dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang (Fathansyah,1999) yaitu:
-Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sekian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
-Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
-Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.
Menurut Kristanto (1996) Basis Data adalah kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada.

Nugroho (2004) Basis Data sebagai kumpulan terorganisasi dari data-data yang berhubungan sedemikian rupa sehingga mudah disimpan, dimanipulasi, serta dipanggil oleh pengguna.

Basis Data adalah kumpulan data yang terintegrasi atau saling berhubungan satu sama lain yang disimpan sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
Pengertian Sistem basis data adalah sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data disebuah sistem komputer) dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan/atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file (tabel-tabel) tersebut.

Istilah Basis Data
– Lemari Arsip
– Penyimpanan Data

Basis Data
Basis: Markas/gudang, tempat bersarang/ berkumpul
Data: Representasi fakta dunia nyata yang mewakili suat obyek (spt, manusia: dosen, mhsw, pelanggan, dll; barang: buku, meja; peristiwa, konsep, dsb.), yang direkam baik dalam lemari arsip.
Basis Data adlaah sekumpulan data yang saling berelasi.
Sistem Basis Data: Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS: Database Management System) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.

DBMS (Database Management System) :kumpulan program yang digunakan user untuk me-management database (create, maintain)

DBMS mencakup proses:

1. Defining: database mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data yang disimpan dalam database.

2. Manipulating: database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data.

3. Sharing: database dapat diatur untuk dapat sharing multiple user dan program untuk mengakses database secara bersama-sama.

Fungsi yang lebih penting dari DBMSadalah proteksi dan maintaindatabase dalam jangka panjang.

1. Proteksi: mengandung system protection yang menangani kondisi malfunction (crash) baik pada hardware ataupun software, juga mengandung security protectionyang menangani pengaksesan oleh user terlarang.
2. Maintain: mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.

Jadi,Sistem Database: database dan sistem manajemen database-nya (DBMS).

Contoh DBMS:

1. Dbase
2. FoxPro
3. Ingres
4. Postgresql
5. MySQL
6. MS Access
7. SQL Server
8. Oracle
9. DB2, dll

Prinsip kerja Basis Data:

•Pengaturan data / arsip

Tujuan Basis Data:

1. Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)

2. Efisiensi ruang penyimpanan (space)

Mengurangi / menghilangkan redudansi data

3. Keakuratan (Accuracy)

Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan

Tujuan Basis Data:

1. Ketersediaan (Avaibility)

Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif.

2. Kelengkapan (Completeness)

Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.

3. Keamanan (Security)

Memberikan keamanan atas hak akses data.

4. Kebersamaan pemakaian (Sharability)

Bersifat multiuser.

Para pengguna database dapat dibagi menurut:

1. Pengguna database (“Actor on the scene”)

2. Pekerja dibalik database (“Worker behind the scene”)

3.
“Actor on the scene”: lebih cenderung menggunakan / ada keterkaitan penggunaan database

“Actor on the scene”, dapat dikelompokkan:

1. Database Administrators
Database Administrator (DBA): orang yang memiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database (pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring, kebutuhan hardware/software).
Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin.

2. Database Designers
Database Designer: bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Perlu koordinasi akan kebutuhan user database

3. End Users
End User Database : adalah orang-orang yang pekerjaannya membutuhkan akses ke database untuk melakukan query, update maupun genereate report database.

End user dapat dikategorikan:

a. Casual end users (end user tak tetap):user yang tidak selalu mengakses database, tapi kadang memerlukan informasi terbaru.
b. Naïve / parametric end users: user yang pekerjaan selalu konstan query dan update data, spt: bank teller, pegawai reservasi, dll.
c. Sophisticated end users: user yang melengkapi kebutuhan database user, spt: engineer, scientist, business analyst.
d. Stand-alone users: user yang memaintain personal database.

4. System Analyst dan Application Programmers (Software Engineers)
System Analyst: orang menentukan kebutuhan sistem end user.
Application Programmers (Software Engineering): orang yang kerjaannya berhubungan

“Workers behind the scene”

•Orang-orang yang tidak tertarik pada database, akan tetapi lebih cenderung pekerjaannya men-develop tool untuk kebutuhan database.

“Worker behind the scene”, dapat dikelompokkan:
1. DBMS system designers dan implementer
Orang-orang yang merancang dan meng-implementasikan modul-modul dan interface paket-paket software DBMS. (ex. Modul: catalog, procs query lang., procs interface, access & buffering data, controlling cuncurrency, handling data recovery & security; interfacing: interface for integrated system)

2. Tool developers
Orang-orang yang merancang dan mengimplementasikan tools untuk mendukung software DBMS. (tool untuk meningkatkan performance database, tool untuk monitoring operasional database, dll)

3. Operators dan maintenance personnel
Para personel administrator yang bertanggung jawab akan jalannyaoperasional

1.2. KOMPONEN SISTEM BASIS DATA
Dalam sebuah Basis Data , secara lengkap akan terdapat komponen-komponen utama yaitu:
1. Perangkat keras (hardware)
Komputer, memori, storage (Harddisk), peripheral, dll.
2. Sistem operasi (operating system),
Program yang menjalankan sistem komputer, mengendalikan resourcekomputer dan melakukan berbagai operasi dasar sistem komputer.
3. Basis Data (database),
Menyimpan berbagai obyek database (struktur tabel, indeks,dll)
4. Sistem (aplikasi /perangkat lunak) pengelola basis data (DBMS),
Perangkat lunak yang memaintain data dalam jumlah besar.
5. Pemakai (user),
Para pemakai database.

Ada beberapa jenis/tipe pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem
1. Programmer Aplikasi yaitu pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang dibuat dengan bahasa C, Cobol dan lainnya.
2. User Mahir yaitu pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh DBMS.
3. Naive User yaitu pemakai yang tidak berpengalaman, berinteraksi dengan sistem tanpa menulis program, tinggal menjalankan satu menu dan memilih proses yang telah ada atau telah dibuat sebelumnya oleh programmer.
4. User khusus yaitu pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus, seperti untuk aplikasi AI, sistem pakar, pengolahan citra dll.