MySQL adalah server basis data yang kompak dan kecil yang ideal untuk banyak aplikasi basis data on-line. MySQL mendukung SQL standar (ANSI), meskipun tidak selengkap subset yang menjadi standar seperti PostgreSQL.

MySQL dapat dijalankan di banyak platform dan memiliki kemampuan multithreading pada server UNIX. Pada lingkungan bukan UNIX, MySQL dapat dijalankan sebagai servis pada Windows NT dan sebagai proses normal pada mesin Windows 95/98. MySQL adalah server DBMS relasional SQL yang mendukung multithreading dan multi-user. MySQL mengimplementasikan client/server yang terdiri dari sebuah daemon server (servis di server) dan banyak program dan pustaka klien yang berbeda-beda.

MySQL dulunya dikembangkan tahun 1996 untuk menyediakan server SQL yang dapat menangani transaksi dalam basis data yang sangat besar dengan kecepatan tinggi.

Memulai Dengan MySQL

Program client yang biasanya digunakan untuk mengakses server MySQL di Linux adalah program mysql. Program interaktif ini mengijinkan Anda mengakses server MySQL, menjalankan query dan menyaksikan hasilnya.

Untuk connect ke server, biasanya dibutuhkan username MySQL ketika Anda menjalankan mysql, dan biasanya juga password. Jika servernya berbeda dari komputer tempat Anda login, Anda juga harus menuliskan hostname-nya. Contohnya seperti berikut :

$ mysql –h host –u user –p
Enter password: ********

Tanda ***** menunjukkan password Anda, masukkanlah ketika mysql menampilkan Enter password:. Jika Anda berhasil login, Anda akan melihat informasi introduction yang diikuti oleh prompt mysql> :

$ mysql -h host -u user -p
Enter password: ********

Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 459 to server version: 3.22.20a-log

Type ‘help’ for help.

mysql>

Prompt ini menunjukkan bahwa mysql siap menerima perintah.

Beberapa instalasi MySQL memperbolehkan user untuk connect sebagai user ‘anonymous’ (tak bernama). Dalam hal ini, Anda dapat connect ke server tersebut dengan mysql tanpa option apa-apa.

Setelah Anda berhasil terhubung, Anda dapat disconnect setiap saat dengan menuliskan QUIT pada prompt mysql.

Memasukkan Query

Setelah Anda connect ke server MySQL Anda dapat mulai menuliskan query. Contohnya :

mysql> SELECT VERSION(), CURRENT_DATE;
+————–+—————–+
| version()    | CURRENT_DATE |
+————–+—————–+
| 3.22.20a-log | 1999-03-19    |
+————–+—————–+

1 row in set (0.01 sec)
mysql>

Query ini mengilustrasikan beberapa hal tentang mysql :

  • Sebuah perintah umumnya terdiri dari sebuah pernyataan SQL diakhiri dengan tanda ; (titik koma).
  • Ketika Anda membuat perintah, mysql mengirimkannya ke server untuk dieksekusi dan menampilkan hasilnya, kemudian menampilkan mysql> lain untuk menunjukkan bahwa dia sudah siap untuk perintah lain.
  • mysql menampilkan output query sebagai tabel. Baris pertama berisi label untuk kolom, dan baris-baris selanjutnya adalah hasil query-nya. Normalnya, label kolom adalah nama dari kolom yang Anda ambil/fetch dari tabel database. Jika Anda mengambil nilai dari ekspresi dan bukan kolom tabel (seperti contoh di atas), mysql memberi label kolom menggunakan ekspresi itu sendiri.
  • mysql menunjukkan jumlah baris yang dikembalikan, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengeksekusi, yang memberikan Anda gambaran kasar dari performa server. Nilai ini tidak terlalu tepat karena mereka menunjukkan wall clock time (bukan CPU time), dan karena mereka dipengaruhi oleh banyak faktor seperti beban server dan kelambatan network.

Perintah/keyword juga dapat dituliskan baik huruf besar maupun huruf kecil. Jadi query berikut ini hasilnya sama :

mysql>SELECT VERSION(), CURRENT_DATE;

mysql>select version(), current_date;

mysq> SeLeCt vErSiOn(), current_DATE;

 

Contoh berikut mendemonstrasikan bahwa Anda dapat menggunakan mysql sebagai kalkulator sederhana :

mysql> SELECT SIN(PI()/4), (4+1)*5;
+————-+———+
| SIN(PI()/4) | (4+1)*5 |
+————-+———+
|    0.707107 |      25 |
+————-+———+
 

Perintah-perintah yang sudah dicontohkan di atas relatif pendek, hanya pernyataan satu baris. Anda bahkan dapat memasukkan banyak pernyataan pada sebuah baris. Cuma tinggal mengakhiri tiap pernyataan dengan tanda titik-koma :

mysql> SELECT VERSION(); SELECT NOW();

+————–+
| version()    |
+————–+
| 3.22.20a-log |
+————–+
+———————+
| NOW()               |
+———————+
| 1999-03-19 00:15:33 |
+———————+

Sebuah perintah tidak harus diberikan pada sebuah baris, jadi perintah yang panjang yang memerlukan beberapa baris bukan masalah. mysql menentukan apakah pernyataan Anda berakhir dengan mencari titik-koma, tidak dengan mencari akhir dari baris input. (Dengan kata lain, mysql menerima input berformat bebas, ia mengumpulkan baris input tetapi tidak mengeksekusinya hingga menemukan titik-koma.)

Berikut ini contoh pernyataan banyak baris sederhana :

mysql> SELECT USER(),CURRENT_DATE;

+——————–+————–+
| USER()             | CURRENT_DATE |
+——————–+————–+
| wilis@localhost | 1999-03-18   |
+——————–+————–+

Pada contoh ini, perhatikan bagaimana prompt berubah dari mysql> menjadi -> setelah Anda memasukkan baris pertama dari query banyak baris. Inilah cara mysql mengindikasikan bahwa ia tidak menemukan pernyataan yang lengkap dan ia menunggu sisanya. Jika Anda memutuskan untuk tidak mengeksekusi perintah yang sedang dalam proses pemasukannya, batalkanlah dengan mengetikkan \c :

mysql>SELECT USER(),
mysql>\c;
mysql>